Press Release Pengungkapan Sindikat Narkotika Internasional

Parent Category: Berita 2018 Category: BID PEMBERANTASAN 2018 Created: Thursday, 15 February 2018 Last Updated: Tuesday, 24 April 2018 Published: Thursday, 15 February 2018


Bengkulu, 13 Februari 2018
=============================================

Pada hari ini selasa, tanggal (13/02/2018) pukul 11.00 wib s/d selesai telah dilaksanakan kegiatan Press Release di Kantor BNNP Bengkulu.Kegiatan ini langsung dipimpin oleh Kepala BNNP Bengkulu Bapak Drs. Nugroho Aji Wijayanto, SH, MH diidampingi oleh Kabag Umum Bapak Drs. Noor Said, Kabid Pemberantasan Bapak Marlian Ansori dan Bapak Kabid Rehabilitasi Bapak Supratman, SH.Dihadiri juga unsur dari Kanwil Kemenkumham Prov. Bengkulu. Kegiatan ini melibatkan semua unsur media yang ada di Provinsi Bengkulu, baik media cetak maupun media elektronik.
KRONOLOGIS PENGUNGKAPAN
Tindak pidana narkoba di Wilayah Provinsi Bengkulu sudah sangat luar biasa, berbagai modus operandi yang dilakukan sindikat internasional dilakukan tersangka untuk menyelundupkan narkoba ke Provinsi Bengkulu telah berhasil diungkap oleh tim Pemberantasan BNN Provinsi Bengkulu
dan BNNK Bengkulu Selatan.
Mengawali kinerja BNNP Bengkulu diawal tahun 2018, pada hari Minggu, Tanggal 11 Februari 2018, pukul 16.00 WIB tim Pemberantasan BNN Provinsi Bengkulu telah berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak ± 2 (dua) kilogram dari China menuju Aceh-Pekanbaru dengan tujuan Bengkulu.
pengungkapan kasus ini didasarkan pada penyelidikan secara terus-menerus selama 2 (dua) bulan oleh tim pemberantasan dibawah pimpinan AKBP Marlian Ansori, tim mengetahui bahwa sindikat internasional akan menyelundupkan narkotika jenis shabu
Dengan cara : diseludupkan dari China ke Malaysia dan ke Aceh melalui kapal laut di pelabuhan gelap, selanjutnya dari Aceh dibawa ke bengkulu menggunakan mobil rental disembunyikan didalam sarung jok bagian belakang dan joknya dilipat dan disamarkan dengan buah durian dengan tujuan supaya bau narkotika tersebut tersamar dan sulit terlacak sebanyak ± 2 kg, selanjutnya barang bukti sebanyak 3 (tiga) gram dipakai selama perjalanan dan disimpan di jok depan bagian belakang yang diambil dari paket besar tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan oleh tim pemberantasan BNNP Bengkulu diketahui bahwa napi Kirmin (yang pada saat ini berada di Lapas Nusakambangan) melakukan pemesanan kepada sdr. Bayu/Boby yang merupakan penghuni Lapas Salemba Jakarta, yang selanjutnya sdr. Bayu/Bobi memerintahkan tersangka DP dan tersangka MS (oknum POLRI) untuk melakukan pengiriman kepada sdr. ID (dpo) yang berada di wilayah Provinsi Bengkulu, yang merupakan adik kandung oknum napi Lapas Nusakambangan Kirmin.
Tim melakukan penyelidikan lanjutan terhadap tersangka yang mengendarai Mobil Toyota New Avanza dengan Nopol BG 1479 RS, yang bergerak dari Aceh, Pekanbaru, Jambi, Lahat, Tebing Tinggi yang akhirnya pada hari minggu, Tanggal 11 Februari 2018 pukul 16.00 WIB dilakukan penangkapan oleh tim terhadap tersangka DP dan MS (oknum POLRI) di Kecamatan Masat, Kabupaten Bengkulu Selatan dengan dibantu oleh Polsek Masat, POLRES Bengkulu Selatan POLDA Bengkulu.

Tersangka yang ditangkap :

Nama              : Dedi Putra bin Muhammad Kunyi
TTL                 : Palembang, 1 Desember 1986
Jenis Kelamin : Laki Laki
Pekerjaaan     : Wiraswasta
Alamat KTP    : Jl. Apus IV, RT 005, RW 003 Kel. Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat
alamat tinggal : Jl. Swadaya Lorong Terpadu RT. 50 RW. 14, No. 2990, Kel. Srijaya, Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang
Nama              : M. Syarli Tri Megansyah bin Syarkowi
TTL                 : Palembang, 10 November 1996
Jenis Kelamin : laki laki
Pekerjaan       : POLRI (Pangkat BRIPDA)
Alamat KTP     : Jl. Swadaya Lr. Pribadi No. 3062 RT. 055, RW. 014, Kelurahan Sri Jaya Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang
Alamat Tinggal : Jl. Swadaya Lr. Pribadi No. 3062 RT. 055, RW. 014, Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-Slang Lebar Kota Palembang

Barang Bukti yang disita :

1 (satu) Bungkus Besar Narkotika golongan 1 Methamphetamine (shabu) seberat ± 2 kg (2000 gram). 1 (satu) unit Toyota New Avanza dengan Nopol BG 1479 RS warna putih keluaran tahun 2017. 1 (satu) unit HP Samsung Android. 1 (satu) unit HP Samsung Lipat.

Pasal yang disangkakan :

Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) lebih subsider Pasal 132 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 (enam) tahun penjara dan maksimal hukuman mati. Dari barang bukti yang tersita, dapat menyelamatkan ±20.000 jiwa, calon yang akan mengkonsumsi narkotika. Apabila dirupiahkan dari barang bukti yang tersita ± RP 4.000.000.000,- (Empat Milyar Rupiah).
Rencana tindak lanjut berkoordinasi dengan Kakanwil Kemenkumham untuk menyidik oknum napi di Lapas Nusakambangan dan Lapas Salemba Jakarta.berkoordinasi dengan POLRI untuk berupaya menangkap DPO an. id.Mengembangkan kasus dengan menyidik tppu terhadap tersangka di LP.
Dum
Tks 
Bengkulu, 13 Februari 2018
Hits: 477