Dampak Janin Akibat Sang Ibu Pecandu Narkotika

Category: Uncategorised Published: Monday, 31 October 2016 Written by Super User

 

Saat seorang wanita sedang mengandung maka wanita tersebut harus menerapkan hidup sehat dengan senantiasa mengonsumsi makan bergizi. Hal itu berguna untuk menjaga kesehatan sang ibu dan bayi di dalam kandungan. Bagaimana jika wanita hamil itu seorang Pecandu Narkotika? Saat sedang mengandung apa pun yang dikonsumsi oleh sang ibu juga akan di konsumsi oleh bayi. Jika mengonsumsi makanan yang sehat, bayi akan merasakan manfaatnya dan sebaliknya, jika yang dimasukkan ke dalam tubuh adalah obat-obatan terlarang, maka bayi juga bisa memperoleh dampak buruknya karena tiap zat yang masuk ke tubuh seorang ibu akan mengalir melalui pembuluh darah ke plasenta dan kemudian ke bayi.

Melalui plasenta, bayi mendapatkan asupan agar bisa tumbuh. Jadi jika mengonsumsi obat-obatan terlarang, meski kadarnya sedikit, tetap bisa memengaruhi kondisi bayi dalam kandungan dan pada saat dia dilahirkan. Berikut ini adalah jenis obat-obatan terlarang yang dikonsumsi saat hamil dan efeknya pada bayi.

 

Heroin

Menggunakan heroin selama kehamilan bisa menimbulkan bahaya serius kepada bayi. Salah satunya adalah terhambatnya pertumbuhan bayi dalam kandungan. Perkembangan otak bayi juga berisiko terganggu. Keguguran, melahirkan bayi secara prematur dan lahir mati juga bisa terjadi akibat penggunaan heroin. Ketika baru dilahirkan, bayi berisiko mengalami kesulitan dalam bernapas dan gejala putus obat. Setelahnya, ketika dia tumbuh besar, tingkah lakunya berisiko lebih bermasalah dibanding anak lainnya.

Kokain

Menggunakan kokain saat hamil bisa menyebabkan keguguran, terutama saat awal-awal kehamilan. Bayi juga bisa terkena stroke, gangguan pernapasan,serangan jantung, atau kerusakan otak yang bisa menyebabkan kematian. Jika akhirnya bisa melalui masa-masa kehamilan, maka bayi akan terlahir dengan segudang masalah. Bayi berkemungkinan terlahir dengan berat badan yang rendah dan kesulitan untuk minum ASI.

Saat dia tumbuh dewasa, kondisi fisik dan mentalnya berisiko terganggu. Dia juga berpotensi memiliki IQ yang rendah. Hal tersebut bisa berdampak pada masa depannya.

Mariyuana / Ganja

Jika mengisap ganja saat sedang mengandung, Anda berisiko melahirkan bayi secara prematur. Tidak hanya itu, bayi juga akan terlahir dengan berat badan rendah, berikut komplikasi lainnya. Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Saat proses kelahiran, bayi juga lebih mudah terkejut dan gelisah. Bayi bisa mengalami gejala putus obat yang ditandai dengan tangisan yang berlebihan serta tubuh yang gemetaran. Mengalami gangguan belajar saat dia tumbuh dewasa juga dapat terjadi. Kemampuan anak untuk menghafal dan berkonsentrasi terganggu.

Solusi Terbaik

Jika menggunakan obat terlarang terutama secara reguler dan sedang hamil, temui dokter, diskusikan cara terbaik untuk berhenti. Ada jenis obat narkotika tertentu yang perhentiannya perlu dilakukan secara bertahap dan tidak secara langsung karena berisiko berdampak buruk. Selain itu, bantuan medis akan sangat bermanfaat jika sang ibu telah mengalami kecanduan. Berterus terang kepada dokter atau bidan bahwa Anda seorang pecandu agar mereka dapat memberikan perawatan dan perhatian khusus kepada kehamilan Anda.

Kondisi kesehatan wanita hamil tidak sama seperti wanita normal pada umumnya. Kondisi mereka lebih sensitif alias banyak pantangannya, terutama yang berhubungan dengan asupan gizi. Jadi usahakan untuk selalu menjaga asupan nutrisi ketika sedang hamil. Konsultasikan kepada dokter mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

 Sebisa mungkin, jika Anda berencana ingin hamil, pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan terhindar dari zat-zat berbahaya. Seorang ibu yang baik akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk buah hatinya dan tidak akan mencelakainya. Oleh karena itu, tanamkan selalu pola hidup sehat demi mencetak generasi yang cemerlang dan bebas dari narkoba. (Ars)

Hits: 444