Kegiatan Pembentukkan Kader Bela Negara Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2018 Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan RI

Parent Category: Berita 2018 Category: Bag. Umum 2018 Created: Tuesday, 15 May 2018 Last Updated: Tuesday, 15 May 2018 Published: Tuesday, 15 May 2018


Bengkulu, 08 Mei 2018
=============================
 
Rujukan : 
1. Surat Sekretaris Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Nomor : B/1056/01/07/04/2018/DJPOT tanggal 27 April 2018 Perihal Permohonan Narasumber.
2. Sprint Kepala BNN Provinsi Bengkulu Nomor : Sprin/466/Ka/Kp/V/2018/BNNP-BKL tanggal 04 Mei 2018.
 
Pada hari Selasa, tanggal 08 Mei 2018, pukul 13.30 WIB s/d selesai, bertempat di Wahana OutBond Muara Pasar Bengkulu, telah diadakan sosialisasi Narkoba dengan Tema Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Obat-Obatan terlarang pada Kegiatan Pembentukan Kader Bela Negara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI dari tanggal 06 Mei 2018 s.d 09 Mei 2018.
 
Peserta pada Kegiatan ini berjumlah 180 orang, yang berasal dari seluruh Provinsi Bengkulu, dan berbagai latar belakang mulai mahasiswa, wartawan, LSM dan berbagai profesi lainnya. 
 
Pembentukan bela negara ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada NKRI. Kegiatan Pembentukan Bela Negara ini juga merupakan kesempatan emas bagi masyarakat indonesia terutama di Provinsi Bengkulu, untuk menunjukan semangatnya dalam mengabdi pada NKRI, dan pengabdian tersebut, bukan hanya melalui angkat senjata, tetapi melalui kegiatan pembentukkan kader bela negara.
 
Narasumber pada Kegiatan ini adalah Kabag Umum BNNP Bengkulu Bapak Drs. M. Noor Said. Beliau menyampaikan materi mengenai jenis - jenis, bahaya narkotika, dan modus - modus penyelundupan narkotika di Provinsi Bengkulu serta pelaksanaan program rehabilitasi bagi para pecandu narkoba.
 
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan harapan dapat menambah pengetahuan para kader bela negara tentang permasalahan narkoba di Provinsi Bengkulu dan sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk ikut berperan aktif dalam mengkampanyekan stop narkoba dimulai dari lingkungan keluarganya dan lingkungan masyarakat dimana mereka berada.
 
Narasumber juga menjelaskan bahwa saat ini tidak lagi terjadi perang secara konvensional, negara luar ingin melemahkan negara kita dengan cara menyeludupkan narkoba ke indonesia, oleh karena itu sudah saatnya saat ini kita sebagai anak negeri menyatakan perang terhadap Narkoba.
 
Pada sesion tanya jawab,  peserta Kader Bela Negara  memberikan masukan agar terbentuknya Perda P4GN di Provinsi Bengkuku sehingga bisa mengcover pelaksanaan P4GN yang belum terdapat dalam UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
 
#stopnarkoba
#humas
#bnnpbengkulu
Hits: 123