FAKTOR-FAKTOR PEMICU UTAMA SEORANG MENGGUNAKKAN NARKOBA

Parent Category: berita 2017 Category: artikel 2017 Created: Wednesday, 20 December 2017 Last Updated: Wednesday, 20 December 2017 Published: Wednesday, 20 December 2017


Penyalahgunaan penggunaan Narkoba bisa didefinisikan sebagai pemakaian obat-obatan atau zat-zat berbahaya dengan tujuan bukan untuk pengobatan dan penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan atau dosis yang benar. Dalam kondisi yang cukup wajar/sesuai dosis yang dianjurkan dalam dunia kedokteran saja maka penggunaan Narkoba secara terus-menerus akan mengakibatkan ketergantungan, depedensi, adiksi atau kecanduan.

Ada beberapa alasan utama yang dapat dikatakan sebagai “pemicu” seseorang dalam penyalahgunakan Narkoba. Faktor-faktor tersebut biasanya faktor diri, faktor ketersediaan Narkoba dan faktor lingkungan

1.Faktor Diri
a. Keingintahuan yang besar untuk mencoba, tanpa sadar atau brfikir panjang tentang akibatnya di kemudian hari.
b. Keinginan untuk mencoba-coba kerena penasaran.
c. Keinginan untuk bersenang-senang.
d. Keinginan untuk dapat diterima dalam satu kelompok (komunitas) atau lingkungan tertentu.
e. Workaholic agar terus beraktivitas maka menggunakan stimulant (perangsang).
f. Lari dari masalah, kebosanan, atau kegetiran hidup.
g. Mengalami kelelahan dan menurunya semangat belajar.
h. Menderita kecemasan dan kegetiran.
i. Kecanduan merokok dan minuman keras. Dua hal ini merupakan gerbang ke arah penyalahgunaan Narkoba.
j. Karena ingin menghibur diri dan menikmati hidup sepuas-puasnya.
k. Upaya untuk menurunkan berat badan atau kegemukan dengan menggunakan obat penghilang rasa lapar yang berlebihan.
l. Merasa tidak dapat perhatian, tidak diterima atau tidak disayangi, dalam lingkungan keluarga atau lingkungan pergaulan.

2. Faktor Ketersediaan Narkoba.
a. Bisnis narkoba menjanjikan keuntugan yang besar
b. Semakin mudahnya akses internet yang memberikan informasi pembuatan Narkoba.
c. Narkoba semakin mudah didapat dan dibeli.
d. Masih banyak laboratorium gelap narkoba yang belum terungkap.
e. Harga narkoba semakin murah dan dijangkau oleh daya beli masyarakat.
f. Perdagangan narkoba dikendalikan oleh sindikat yang kuat dan professional, Bahan dasar narkoba.
g. Narkoba semakin beragam dalam jenis, cara pemakaian, dan bentuk kemasan.
h. Sulit terungkapnya kejahatan computer dan pencucian uang yang bisa membantu bisnis perdagangan gelap Narkoba.
i. Modus operandi Tindak pidana narkoba makin sulit diungkap aparat hukum.

3. Faktor Lingkungan
a. Lingkungan sosial yang penuh persaingan dan ketidakpastian.
b. Lingkungan pergaulan atau komunitas yang salah satu atau beberapa atau bahkan semua anggotanya menjadi penyalahguna atau pengedar gelap narkoba.
c. Orang tua/keluarga yang super sibuk mencari uang/di luar rumah.
d. Orang tua yang otoriter.
e. Keluarga bermasalah atau broken home.
f. Lingkungan keluarga yang kurang / tidak harmonis.
g. Sering berkunjung ke tempat hiburan (café, diskotik, karoeke, dll.).
h. Ayah, ibu atau keduanya atau saudara menjadi pengguna atau penyalahguna atau bahkan pengedar gelap nrkoba.
i. Mempunyai banyak waktu luang, putus sekolah atau menganggur.
j. Lingkungan keluarga di mana tidak ada kasih sayang, komunikasi, keterbukaan, perhatian, dan saling menghargai di antara anggotanya.
k. Orang tua/keluarga yang permisif, tidak acuh, serba boleh, kurang/tanpa pengawasan.
l. Kehidupan perkotaan yang hiruk pikuk, orang tidak dikenal secara pribadi, tidak ada hubungan primer, ketidakacuan, hilangnya pengawasan sosial dari masyarakat,kemacetan lalu lintas, kekumuhan, pelayanan public yang buruk, dan.tingginya tingkat kriminalitas.
m. Kemiskinan, pengangguran, putus sekolah, dan keterlantaran.

( PS : 2017 )
Hits: 198