BNNP Bengkulu Gelar Diseminasi Informasi di SMAN 9 Kota Bengkulu

Parent Category: BID P2M 2016 Category: SIE Cegah 2016
Created: Thursday, 18 February 2016 Last Updated: Tuesday, 24 April 2018 Published: Thursday, 18 February 2016

Rabu (15/02/2015) yang lalu Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu mengadakan Diseminasi Informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagai upaya peran serta siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah bebas narkoba.  Kegiatan Diseminasi Informasi tersebut di ikuti oleh siswa/siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 9 Kota Bengkulu, dengan narasumber dari Kombes Pol. Drs. Budiharso, M.Si selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu.

 

Dalam paparannya, kepala BNN Provinsi Bengkulu mengungkapkan bahwa masa remaja para siswa seringkali mencari jati diri dengan meniru kebiasaan lingkungan terutama lingkungan teman sebaya sehingga remaja sangat rentan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam kesempatan yang sama, Kombes Pol. Drs. Budiharso, M.Si  juga mengemukakan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan kerusakan otak. Dapat dilihat pada gambar (1) menggambarkan scaning otak yang bebas dari narkoba yang masih bersih; pada gambar (2) menggambarkan scaning otak pengguna alkohol selama 25 tahun; pada gambar (3) menggambarkan scaning otak pengguna kokain selama 2 tahun; dan pada gambar (4) menggambarkan scaning otak pengguna ganja selama 12 tahun;

 

Para siswa menyambut kegiatan diseminasi informasi tersebut dengan antusias. Selain itu,diseminasi informasi ini juga menjadi sarana bagi para siswa untuk bertanya tentang bahaya narkoba, cara jitu untuk menghindar dari bujuk rayu para pengedar, serta cara membiasakan pola hidup sehat. 

Kegiatan Penyuluhan P4GN Bersama Klub Jantung dan Lomba Dangdut Anti Narkoba

Parent Category: BID P2M 2016 Category: SIE Cegah 2016
Created: Thursday, 14 January 2016 Last Updated: Tuesday, 24 April 2018 Published: Thursday, 14 January 2016

Kegiatan Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bersama Klub Jantung Remaja Provinsi Bengkulu (Road to campus and school) dan Lomba Dangdut Anti Narkobadalam Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyelahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) 

 

Dalam Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Universitas Dehasen dan Klub Jantung Remaja Provinsi Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bersama Klub Jantung Remaja Provinsi Bengkulu (Road to campus and school) pada Jumat, 8 Januari 2016 di Universitas Dehasen. Bertindak sebagai narasumber adalah Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Kombes Pol. Djoko Marjatno, SE, SStMK, SH. Sebanyak 123 (seratus dua puluh tiga) orang mahasiswa-mahasiswi Universitas Dehasen menjadi peserta dalam kegiatan ini. Tema kegiatan ini adalah “Menjadi Remaja Pelopor Gaya Hidup Sehat, Say No To Drugs, We are the Future” mengajak peserta untuk berperilaku hidup sehat dengan menjauhi narkoba dan menerapkan gaya hidup yang sehat. Remaja adalah generasi muda penerus bangsa, masa depan Indonesia akan sangat cerah apabila generasi muda sehat serta bebas narkoba.

 

Kemudian pada hari Sabtu, 9 Januari 2016, DPD PEPABRI  bersama Universitas Ratu Samban dan Mega Mall menggelar kegiatan Lomba Dangdut Anti Narkoba Bertempat di Hall Mega Mall Lantai 2. Kegiatan ini dihadiri oleh panitia, peserta, dan masyarakat Bengkulu pengunjung Mega Mall. Pada kesempatan tersebut Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Kasie Pasca Rehab, Fera Febriana, S.Psi, Psikolog, menjadi narasumber pada segmen sekilas tentang narkoba. Narasumber menjelaskan tentang bahaya narkoba, estimasi pengguna narkoba di Bengkulu yang cukup besar dan menghimbau kepada para korban narkoba menyamakan persepsi bahwa rehabilitasi adalah jalan terbaik untuk pulih dari narkoba. Cara untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi yaitu melaporkan diri ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu untuk program pemulihan tanpa sanksi pidana dan tanpa dikenakan biaya (gratis).

Sosialisasi Opak Universitas Dehasen

Parent Category: BID P2M 2016 Category: SIE Cegah 2016
Created: Thursday, 01 September 2016 Last Updated: Tuesday, 24 April 2018 Published: Thursday, 01 September 2016

Bengkulu, 31 Agustus 2016

Pada Orientasi Mahasiswa Universitas Dehasen, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu memberikan materi tentang narkoba dengan pemateri Kepala BNNP Bengkulu Drs.Budiharso, M.Si. Pada kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa/i baru Universitas Dehasen sebanyak 450 orang yang terdiri dari fakultas ekonomi, ilmu komputer, pertanian, keguruan dan ilmu pendidikan serta fakultas sastra.

Melalui kegiatan pengenalan kampus ini Kepala BNNP Bengkulu turut menghimbau kepada mahasiswa selain tugasnya belajar juga harus berperan aktif dalam memerangi peredaran gelap narkoba. (fs)

Desiminasi Informasi di UMB

Parent Category: BID P2M 2016 Category: SIE Cegah 2016
Created: Wednesday, 31 August 2016 Last Updated: Tuesday, 24 April 2018 Published: Wednesday, 31 August 2016

Bengkulu, 30 Agustus 2016

Diseminasi informasi tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kembali diadakan oleh UMB yang bertempat di kampus 2 Universitas Bengkulu dengan peserta sebanyak 2000 (dua ribu) mahasiswa baru dengan narasumber dari penyuluh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu.

Pada desiminasi ini, penyuluh menitikberatkan pada penyebaran narkoba dilingkungan pendidikan khususnya kampus UMB dan diharapkan agar mahasiswa berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba minimal menjaga dirinya sendiri dan keluarganya masing-masing.

Seminar Anti Narkoba di IAIN

Parent Category: BID P2M 2016 Category: SIE Cegah 2016
Created: Monday, 29 August 2016 Last Updated: Tuesday, 24 April 2018 Published: Monday, 29 August 2016

Bengkulu, 29 Agustus 2016

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu mengadakan seminar anti narkoba di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Provinsi Bengkulu yang dibuka oleh rektor IAIN Bengkulu Bpk.Prof.Dr.Sirajuddin, M.M.Ag, MH dengan narasumber Wakapolda Bengkulu dan Kepala BNNP Bengkulu dan diikuti 2000 mahasiswa/i IAIN .

Dalam materinya Wakapolda Bengkulu Kombes Pol Drs Adnas, M.Si mengatakan bahwa mahasiswa harus dapat menjadi manusia yang berkualitas dan harus selalu menjunjung nilai luhur yang terdapat di dalam masyarakt yaitu salah satunya dengan selalu menaati peraturan yang berlaku contohnya tidak memakai narkoba. 

Sedangkan Kepala BNNP Kombes Pol Drs. Budiharso, M.Si memberikan materi penanganan narkoba di Indonesia yang salah satunya adalah dengan peran serta masyarakat yaitu sesuai dengan pasal 104-108 Undang-Undang 35 Tahun 2009 tentang peran serta masyarakat, dan di dalam hal ini adalah mahasiswa IAIN dan diharapkan sebagai generasi muda harus dapat menjaga dirinya sendiri dari jeratan penyalahgunaan narkoba.

Diseminasi Informasi P4GN Kab Rejang Lebong

Parent Category: BID P2M 2016 Category: SIE Cegah 2016
Created: Wednesday, 17 August 2016 Last Updated: Tuesday, 24 April 2018 Published: Wednesday, 17 August 2016


Lebong, 16 Agustus 2016

Diseminasi Informasi P4GN di lingkungan sekolah kembali dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu di kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu dengan peserta sebanyak 100 siswa yang terdiri dari SMAN 1 Lebong Utara, SMAN 1 Lebong Atas, SMK Swasta Muhammadiyah, SMKN1 Lebong Tengah, SMAN 1 Lebong Pinang berlapis dan dihadiri oleh ketua DPRD Lebong, Ketua KNPI Kabupaten Lebong, Polres Leong, Pengadilan Agama Kabupaten Lebong, Assisten 1 kabupaten Lebong dan sekretaris daerah kabupaten Lebong.

Dalam sambutan Kepala BNNP Bengkulu, Drs.Budiharso, M.Si mengatakan bahwa peredaran gelap narkotika di provinsi Bengkulu sudah masuk kesemua lingkungan pendidikan maka dari itu permasalahan narkoba bukan hanya tugas BNNP saja, bukan tugas aparat berwajib saja tetapi tugas kita semua.

Bupati Lebong, Bpk.H.Rosjonsyah, S.Ip, M.Si mengatakan bahwa para pelajar harus mempunyai cita-cita tersebut salah satunya adalah dengan tidak menggunakan narkoba. Selain itu para pelajar yang hadir pada hari ini harus bisa menjadi duta narkoba yang bertugas untuk menjaga lingkungan sekolahnya agar terhindar dari peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.