Penyalahgunaan Pembalut dan Popok Bayi Berbahaya Bagi Tubuh

Category: Uncategorised Published: Thursday, 25 August 2016 Written by Super User

 

Belakangan ini media massa dan elektronik sedang marak dengan pemberitaan tentang kenakalan remaja  yang menyalahgunakan pembalut wanita dan popok bayi. Mengapa pembalut wanita dan popok bayi ini bisa disalahgunakan dan apa dampaknya bagi tubuh?

Berkembangnya informasi teknologi yang dapat diperoleh dengan mudahnya saat ini membuat anak-anak, remaja dan semua kalangan masyarakat dapat dengan leluasa mengakses informasi dan memberikan efek positid dan negatif. Positif jika pengguna informasi ini menggunakannya untuk hal-hal yang bermanfaat dan negatif jika informasi yang diperoleh itu adalah hal-hal yang salah dan dipraktekkan kekehidupannya seperti penyalahgunaan pembalut dan popok yang memberikan efek mabuk.

 Produk pembalut maupun popok mengandung sejumlah zat yang tidak boleh dikonsumsi oleh tubuh diantaranya klorin yang dapat terkontaminasi menjadi dioksin. Dilansir dari laman resmi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) bahan kimia ini banyak digunakan dalam industri dan ditemukan di beberapa produk rumah tangga. Klorin digunakan pada proses pemutihan (bleaching) oleh pabrik kertas, termasuk pabrik pembalut cewek, tissue, sanitary pad, popok, untuk membuat pestisida (pembunuh serangga), karet, dan pelarut. Klorin juga digunakan dalam air minum dan air kolam renang untuk membunuh bakteri berbahaya, serta digunakan sebagai bagian dari proses sanitasi limbah industri.

 Di Indonesia penggunaan klorin dilarang pada pembuatan obat ataupun makanan berdasarkan Permenkes RI No. 472/1996 karena zat yang terkandung di dalam popok jika termakan atau terminum dapat menimbulkan efek panas dan dapat menyebabkan kemandulan apabila digunakan dalam waktu yang lama.

Berdasarkan sejumlah penelitian di Eropa, pembalut dan popok juga mengandung zat zat sejenis yang terkandung di dalam lem merek tertentu yang diketahui juga kerap disalahgunakan mendapatkan efek mabuk. Efek membahayakannya bisa dibilang serupa zat-zat yang terkandung dalam cairan cat, kutek, lem lem tertentu. Kalo disalahgunakan, zat zat berbahaya yang terkandung di dalam produk pembalut bisa memicu kanker otak. Sehingga jika dikonsumsi berlarut-larut dalam waktu yang panjang, efek paling fatal dapat menyebabkan kematian dikarenakan overdosis.

Hits: 367