Sejarah BNNP Bengkulu

Category: Uncategorised Published: Tuesday, 26 January 2016 Written by Super User

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu adalah Lembaga Pemerintah Vertikal yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Badan Narkotika Nasional. Badan Narkotika Nasional merupakan lembaga yang bertujuan untuk melakukan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan berbagai kegiatan melalui Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Bidang Rehabilitasi dan Bidang Pemberantasan.

 

Sebelum vertikalisasi, Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu merupakan sebuah Badan atau SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang berada di bawah Pemerintah Provinsi Bengkulu yang dikepalai oleh Ketua Badan Narkotika Provinsi Bengkulu yang dijabat oleh Kepala Pelaksana Harian.

 

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) dijabat oleh Drs. Syamsu Ridwan. Adapun tugas sehari-hari adalah melaksanakan fungsi pelaksana harian Gubernur Bengkulu. Sedangkan pegawai Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu adalah pegawai PEMDA Bengkulu yang dipekerjakan pada Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu.

 

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu mengemban tugas sebagai Badan Koordinasi antar Lembaga dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Provinsi Bengkulu, selain itu Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu sebagai ujung tombak pelaksanaan upaya Pencegahan agar supaya masyarakat mempunyai daya cegah tangkal dan imun terhadap penyalahgunaan narkoba, tugas tersebut meliputi upaya promotif dan sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

 

Kegiatan-kegiatan yang menonjol Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu :

1.        Melaksanakan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Provinsi Bengkulu melalui Sosialisasi di kalangan Pelajar, Mahasiswa, Pekerja (baik PNS maupun Swasta), PKK, dan segala golongan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

2.         Kaderisasi Penyuluh Anti Narkoba.

3.         Sarana promotif lainnya melalui Talk Show di radio dan media televisi lokal.

4.  Menciptakan gerakan masyarakat yang peduli terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan mengakomodir aspirasi masyarakat.

5.    Kegiatan-kegiatan lain yang memfokuskan kepada Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

 

Pada tahun 2009 Pemerintah Republik Indonesia mengesahkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dimana dalam Undang-Undang tersebut mengamanatkan pembentukan Institusi Badan Narkotika Nasional yang vertikal dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 juga mengamanatkan pembentukan Badan Narkotika Nasional di Daerah Tingkat I dan Daerah Tingkat II secara Vertikalisasi, operasional BNN ditunjang dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masing-masing dikepalai oleh seorang Kepala.

 

Badan Narkotika Nasional di daerah pada pembentukan awal yang diresmikan pada bulan April 2011 oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Bpk. Gories Mere adalah sebagai berikut :

1.    Badan Narkotika Nasional Provinsi yang disingkat BNNP sebanyak 33 Provinsi termasuk Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu.

2.       Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota sebanyak 25 Kabupaten/Kota.

Kemudian pada bulan Oktober 2011 menyusul pembentukan BNN Kabupaten/Kota diresmikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Bapak Gories Mere sebanyak 50 Kabupaten/Kota.

 

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu sudah melaksanakan Anggaran APBN sejak dikeluarkannya DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) tahun 2011, yang berkantor di Jl. Batang Hari No.110 Padang Harapan Bengkulu, yang telah dihibahkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu pada bulan Juli 2015.

 

Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu merupakan perpanjangan tangan dari Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia yang melaksanakan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di daerah sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011 tentang Kebijakan Strategi Nasional tentang P4GN.

Program kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu meliputi :

1.         Membuat masyarakat tahu, paham dan mengerti serta memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap  narkoba

2.         Program advokasi terhadap pelaksanaan Inpres No.12 Tahun 2011 tentang Kebijakan Strategi Nasional tentang P4GN

3.         Program pembentukan lingkungan bebas narkoba yang berbasis pada lingkungan pendidikan, kampus dan pekerja

4.         Program wajib lapor

5.         Program pendampingan dan pengantaran para pecandu yang telah wajib lapor untuk mendapatkan rehabilitasi gratis

6.         Program pemetaan dan pemberantasan jaringan narkoba di Provinsi Bengkulu

7.         Program administrasi umum sebagai penunjang program P4GN

 

Kami berharap, sesuai dengan amanat Undang-Undang dan demi kepentingan masyarakat dan bangsa pada umumnya, semoga Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu dapat mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta merehabilitasi para pecandu sesuai dengan harapan masyarakat dalam menciptakan Provinsi Bengkulu Bebas Narkoba.

Hits: 2182