Rumah Dampingan Untuk Mantan Penyalahguna Narkoba

Category: Uncategorised Published: Thursday, 26 May 2016 Written by Super User

Rumah Dampingan adalah Fasilitas yang di sediakan oleh Badan Narkotika Nasional ( BNN ) dan merupakan suatu program  kelanjutan dari Direktorat Pasca rehabilitasi untuk mantan penyalahguna narkoba yang sudah menjalani rehabilitasi primer. Rumah Dampingan ini memiliki beberapa program untuk pemulihan mantan penyalahguna narkoba agar tidak kambuh kembali (relaps).

Rumah Dampingan dibangun dengan tujuan untuk membawa mereka hingga titik total abstinen (berhenti total menggunakan Narkoba) dan menurunkan angka kekambuhan yang biasa dialami mantan pecandu. Di Rumah Dampingan ini, Direktorat Pasca Rehabilitasi BNN membuat program keterampilan (vokasional) bagi mantan pecandu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang baru bagi mereka agar bisa kembali produktif. Selain itu, program ini juga dapat menjadikan mereka lebih mandiri dan siap mereka kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

 Contoh rumah dampingan : Rumah dampingan yang berada di Cipinang Besar Selatan No.1A, Jakarta Timur dikelola oleh Direktorat Pasca Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) kegiatan keterampilan yang diberikan antara lain design grafis dengan hasil stiker dan gelas dengan berbagai slogan anti narkoba , di Bandung yang memiliki kegiatan Bengkel Las dan Tanaman Hias, di Makasar punya kegiatan peternakan sapi, cuci steam dan laundry, di Samarinda kegiatannya peternakan sapi, kerajinan kayu dan kerajinan batu (cincin), di Kuningan kegiatannya peternakan sapi dan holtikultura, di Gunung Salak Bogor kegiatannya peternakan domba dan perikanan dan di Batam memiliki kegiatan toko grosir dan air isi ulang.

Ada juga rumah dampingan yang dikelola oleh masyarakat seperti PEKA. Kegiatan yang ada di rumah dampingan ini dibantu oleh pihak ketiga. Seperti misalnya di rumah singgah PEKA yang melibatkan ILO (International Labour Organization) untuk memberikan asistensi pada para mantan penyalah guna narkoba pada pelatihan usaha keterampilan laundry, bengkel, warnet, warung serta salon. .  

Kegiatan pelatihan usaha semacam ini biasanya diberikan selama 3 bulan dengan durasi pertemuan seminggu sekali. Selain pelatihan berbisnis, para mantan pecandu narkoba ini juga diberikan pelatihan ketrampilan yang bisa menjadi bekal mereka berusaha nantinya.

 

Para pecandu narkoba itu juga manusia, maka kita juga harus memperlakukan mereka sebagai manusia. Para pecandu narkoba punya hak untuk sembuh dan ketika sembuh mereka juga punya hak untuk hidup layak di lingkungan masyarakat. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak menerima atau mengucilkan para mantan pecandu narkoba di lingkungan sekitar kita.

Hits: 961